Alasan Ikut Kegiatan Rafting Magelang

Salah satu olahraga air yaitu rafting dapat ditemukan di kawasan Kabupaten Magelang. Lebih tepatnya di sekitar Borobudur, terdapat Sungai Elo yang menjadi spot wisata rafting Magelang. Ada beberapa alasan kenapa kamu harus mencoba rafting di kawasan tersebut.

Sungai Elo memiliki arus yang tidak terlalu deras sehingga sangat pas untuk dilakukan oleh pemula dan anak-anak. Selain itu, kawasannya cukup terjangkau. Kamu tinggal memilih operator rafting yang memiliki pemandu handal yang siap membantumu untuk mengarungi sungai.

Istilah Penting Saat Mengikuti Rafting

rafting magelang
2700 Calorie Meal Plan: An All-In-One Menu For Fitness Enthusiasts – BetterMe primo steroids The Fitness Earbuds
Ada beberapa istilah penting yang harus kamu ketahui sebelum mengikuti rafting. Ini akan menambah wawasan dan mempermudah kamu untuk memahami arahan dari pemandu.

  1. Put In dan Take Out (End Point)

Kedua istilah ini merujuk pada titik awal dan titik akhir dari perjalanan rafting. Put in artinya titik awal yang artinya dijadikan sebagai tempat pertama kali perahu karet diletakkan. Take out adalah kebalikannya yaitu titik akhir yang biasanya telah dijaga oleh tim yang akan membawamu kembali ke titik awal atau basecamp.

  1. Standing Waves

Standing waves adalah arus utama dalam perjalanan rafting dan berbentuk gelombang yang besar.

  1. Skipper

Skipper Inilah orang yang memiliki keahlian dalam kegiatan rafting. Orang ini biasanya dikenal sebagai tim pemandu handal yang telah disiapkan untuk mendampingi kamu saat melintasi sungai.

  1. Undercut dan Rocks

Hati-hati jika kamu mendengarkan pemandu berteriak undercut saat mengikuti rafting. Undercut adalah batu besar yang dibawahnya terdapat arus yang sangat deras dan berbahaya. Sedangkan Batu yang menyebabkan terjadinya perubahan arus dan memberikan jeram pada sungai disebut dengan rocks.

  1. Swimmer

Swimmer dalam olahraga rafting tidak diartikan sebagai perenang pada umumnya. Lebih tepatnya lagi, istilah ini diartikan sebagai peserta yang terjatuh dari perahu karet.

  1. Throw Bag

Throw bag adalah salah satu perlengkapan rafting yang digunakan untuk menyelamatkan peserta yang terjatuh ke dalam sungai.

  1. Waterfall, Tongue, dan Roster Tail

Ketiga istilah ini mengacu pada kondisi air yang ditemukan dalam perjalanan. Waterfall adalah turunan yang terdapat pada badan sungai dan terlihat seperti air terjun dengan ketinggian sekitar 2 meter. Jika kamu menemukan arus air yang tampak mengalir dengan tenang dan membentuk huruf V itu dapat dikatakan sebagai tongue. Selanjutnya, kamu bisa menemukan air yang dipancarkan dari bawah yang disebut dengan roster tail.

  1. Strainer

Strainer memiliki arti sebagai kawasan rafting yang dihadapkan sebuah penghalang seperti batu atau pohon tumbang. Jika kamu melihat strainer, kamu harus berhati-hati dan bekerja sama dengan anggota lain untuk menghindarinya.

  1. New Yorker

Kamu mungkin memiliki teman yang berisik. Saat kamu mengajaknya mengikuti rafting Magelang, dia dapat menjadi new yorker. New Yorker adalah isitilah untuk peserta yang sangat sering mengeluh.

  1. Wrap

Ini adalah sebutan untuk perahu yang terjebak dalam rintangan saat perjalanan. Kamu dapat mengempeskan perahu apabila perahu tersebut terlalu sulit untuk lepas dari rintangan itu.

  1. Carnage

Isitilah ini adalah sebutan untuk perahu yang terbalik sebagai akibat dari hantaman jeram yang keras atau sengaja dilakukan oleh pemandu.

Apakah Wanita Haid Boleh Melakukan Rafting?

Wanita memiliki siklus menstruasi yang biasanya terjadi tiap sebulan sekali. Saat memasuki siklus ini biasanya wanita akan mengalami rasa sakit pada bagian perut, merasa cepat lelah, dan emosi yang mudah meledak. Banyak mitos berupa larangan saat menstruasi. Hingga muncul pertanyaan apakah saat menstruasi boleh melakukan rafting atau tidak.

Sebenarnya pertanyaan itu dapat dijawab dengan mengikuti konsep wanita yang boleh berenang saat menstruasi. Namun, memang ada beberapa saran yang diberikan kepada wanita yang sedang menstruasi untuk tidak berenang karena takut akan bocor dan membuat air menjadi merah. Hal ini tentunya akan memberikan efek malu pada wanita.

Jadi, rafting saat menstruasi sebenarnya boleh dilakukan. Kamu bisa memberitahukan kepada pemandu jika dalam kondisi tersebut agar dapat dibantu dalam pemilihan tempat duduk di atas perahu karet.

Disamping itu, ada hal penting yang harus diperhatikan. Seperti yang telah dijelaskan, menstruasi terkadang membuat kondisi fisik wanita menjadi lemah dan terasa sakit di beberapa bagian tertentu. Dikarenakan rafting memerlukan banyak tenaga, saat mengalami kondisi tersebut sebaiknya kamu memikirkan kembali apakah akan mengikuti rafting atau tidak.

Orang yang Tidak Boleh Bermain Rafting

Ada beberapa orang dengan kondisi yang tidak diperbolehkan untuk mengikuti rafting seperti yang akan dijelaskan pada penjelasan berikut ini.

  1. Baru Saja Mengalami Patah Tulang

Orang yang pernah mengalami patah tulang dalam kurun waktu belum mencapai satu tahun sebaiknya harus menahan dirinya untuk tidak melakukan rafting. Orang dengan kondisi seperti ini memiliki tulang yang masih rentan sehingga akan sangat berbahaya jika mengalami benturan yang bisa saja terjadi saat rafting.

  1. Memiliki Penyakit Asma

Orang yang menderita asma memang harus menjauhi tempat yang bersuhu dingin karena dapat memicu asma kambuh. Apalagi lokasi tempat rafting magelang dilaksanakan secara outdoor di dataran tinggi yang memiliki kadar oksigen yang tipis.

  1. Menderita Penyakit Jantung

Aliran arus yang membawa perahu karet saat rafting cukup menantang dan meningkatkan adrenalin. Jantung akan berdegup sangat kencang saat melakukan kegiatan ini. Kondisi seperti itu tentunya harus dihindari oleh orang pemilik jantung yang rentan.

  1. Ibu Hamil

Meskipun rafting magelang menawarkan kegiatan rafting yang aman karena arusnya yang tidak begitu deras, tetap saja ibu hamil dilarang untuk ikut serta dalam kegiatan ini. Hal ini dikarenakan ibu hamil sebaiknya menghindari aktivitas berat.

 

Tips Memberi Rasa Nyaman Ketika akan Melakukan Rafting

Kenyamanan dalam melakukan sesuatu hal apapun itu sangat penting untuk diperoleh. Dalam kegiatan rafting magelang juga hal tersebut dibutuhkan. Maka dari itu, ada beberapa tips yang harus kamu ikuti seperti pada penjelasan berikut ini.

  1. Buang Air Sebelum Kegiatan Dilakukan

Perahu karet yang menuju garis finish saat melakukan rafting tidak akan berhenti. Rasa tiba-tiba ingin buang air akan membuat rasa nyaman berkurang saat melakukan kegiatan. Untuk itu, ada baiknya sebelum melakukan rafting kamu harus buang air terlebih dahulu.

  1. Makan untuk Mengisi Tenaga

Tergolong olahraga yang berat, para peserta rafting diwajibkan untuk makan terlebih dahulu. Hal ini dimaksudkan untuk mengisi tenaga sehingga peserta tidak kelelahan dan merasa mual saat melakukan rafting.

  1. Pemilihan Outfit yang Pas

Tentunya dalam kegiatan rafting, outfit yang digunakan harus disesuaikan. Kamu dianjurkan untuk memakai pakaian yang tidak mudah menyerap air. Untuk alas kaki kamu dapat menggunakan sandal gunung. Saat di tempat rafting, pilihlah perlengkapan seperti pelampung dan helmet yang sesuai dengan ukuranmu.

  1. Memilih Operator Rafting dengan Tepat

Ini adalah hal terpenting yaitu memilih operator yang sudah terjamin kualitasnya. Kamu tentunya harus memilih operator yang memberikan fasilitas yang lengkap.

Itulah beberapa informasi yang mungkin dibutuhkan saat akan melakukan rafting Magelang. Wisatarafting akan memberikan info-info lainnya mengenai olahraga rafting. Jika ingin mencoba untuk mengajak keluarga, teman serta rekan lainnya untuk segera melakukan rafting tentu kamu boleh langsung menghubungi kontak yang tertera pada website ini.

 

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *